Pada Jumat, 10 Mei 2023, Universitas Medan Area (UMA) melalui BPJIID dan P3MPI mengadakan kegiatan sosialisasi penyesuaian Rencana Strategis (Renstra) Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Publikasi Internasional untuk periode 2024-2028. Acara ini berlangsung di Conference Room, Gedung Biro Rektor Lt 1, dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan universitas termasuk Rektor, Wakil Rektor Bidang Riset, Publikasi dan Kemitraan, serta Kepala BPJIID dan P3MPI.
Rektor Universitas Medan Area, Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng, M.Sc., membuka acara dengan sambutan yang menekankan pentingnya sinergi dalam peningkatan aktivitas penelitian dan pengabdian. “Kepala Pusat Kajian memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan kegiatan penelitian, pengabdian, dan kerjasama, serta memastikan pelaporan aktivitas dosen di setiap program studi,” ucapnya.

Wakil Rektor Bidang Riset, Publikasi dan Kemitraan, Dr. Ir. Rahmad Syah, S.Kom, M.Kom, menjelaskan tentang Renstra Penelitian dan PkM 2024-2028. “Renstra ini disusun berdasarkan Statuta UMA, RIP UMA, Renstra UMA, standar akreditasi, dan pencapaian AUR-WUR serta mengacu pada SDG’s. Penyesuaian ini diperlukan agar Renstra Fakultas dan Prodi dapat berubah sesuai kebutuhan,” ujarnya.
UMA telah menetapkan tiga prioritas riset unggulan multidisiplin yang dinamakan ECOSEC SUSDEV UMA, meliputi: Smart Farming, Sustainable Technopreneurship, dan Smart Technology. “Penelitian dosen diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan terkait SDG’s,” tambahnya.

Wakil Rektor Bidang Riset, Publikasi dan Kemitraan, Dr. Ir. Rahmad Syah, S.Kom, M.Kom, menjelaskan tentang Renstra Penelitian dan PkM 2024-2028. “Renstra ini disusun berdasarkan Statuta UMA, RIP UMA, Renstra UMA, standar akreditasi, dan pencapaian AUR-WUR serta mengacu pada SDG’s. Penyesuaian ini diperlukan agar Renstra Fakultas dan Prodi dapat berubah sesuai kebutuhan,” ujarnya.
UMA telah menetapkan tiga prioritas riset unggulan multidisiplin yang dinamakan ECOSEC SUSDEV UMA, meliputi: Smart Farming, Sustainable Technopreneurship, dan Smart Technology. “Penelitian dosen diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan terkait SDG’s,” tambahnya.
